Archive for the 'Howto' Category

How to setting Push Mail on SE P1i

Thursday, April 24th, 2008

SonyEricsson P1i have a great feature for Messaging, you can setup Pushmail without adding application such as Blackberry or Fring, i’ll try for sharing in this How-to tutorial..

In this How-to tutorial i used Google hosted mail, so you can adjust with your email account (IMAP must be supported)

First, open the Messaging in menu section, and then tap More > Email accounts

capture0004.png capture0005.png

after that, it can showing an email accounts, now tap More > New Account for create some account

capture0006.png

now you entering Basic Setting for your Email Account, follow this for Email Account in Google hosted mail (other email just adjust to their technical specification for IMAP settings)

Account Name: up to you (this name can show on your P1i frontview)
Your Name: you@yourgooglehosteddomain.tld
Email Address: you@yourgooglehosteddomain.tld
Connection Type: IMAP

and dont forget to Check the Push email boxes

capture0007.png

next step to Inbox Settings, follow this for Email Account in Google hosted mail (other email just adjust to their technical specification for IMAP settings)

Incoming server address: imap.gmail.com
Username: you@yourgooglehosteddomain.tld
Password: your password
Other settings just leave normally or adjust your specified

capture0008.png

Next to Outbox Settings, follow this for Email Account in Google hosted mail (other email just adjust to their technical specification for IMAP settings)

Outgoing server address: smtp.gmail.com
Check the “Use SMTP authentication” boxes
Check the “Use inbox login details” boxes
Username: you@yourgooglehosteddomain.tld
Password: your password

Other settings just leave normally or adjust your specified

capture0009.png

After completed Basic, Inbox and Outbox settings, now go to Advanced Settings, Tap More > Advanced

capture0010.png

In Incoming settings, set Secure connection to SSL (automatically Incoming mail port set to 993).

capture0011.png

In Outgoing settings, set Secure connection to SSL (automatically Incoming mail port set to 465) and Check the “Use MIME encoding” boxes.

And then tap Save for Advanced Settings and Basic, Inbox and Outbox settings.

Now we move to Push Mail,

capture0012.png

On the Email accounts, tap More > Always on push email

Congrats, you finished the account setup.. Happy Pushmail :)

But, actually i need some quite privacy for sleeping, working hard and others, so i set this to Schedule downloads which is can be adjusted to my specified time

capture0013.png

In this settings, you can specified time range the push mail activated (i choosed 9 am to 5pm) and you can specified interval time for download the email message (i choosed interval in 60 minutes).

Okay, this is finished. thanks and sorry for my bad english :D

Tabungan Rencana Mandiri

Monday, January 14th, 2008

Setelah lama pengen buka rekening lain selain BCA (untuk urusan belanja :P) dan BNI (untuk urusan kuliah) tadi pagi gw buat rekening mandiri..

Nah, karena mungkin hari senin.. pas masuk bank, wiih penuh! antrean untuk orang yang ingin setor/transfer panjang banget.. udah mulai ilfill gw, sempet kepikiran pulang aja bikinnya kapan-kapan.. tapi gara-gara muka pak satpam yang ngganteng keinginan yang kuat untuk menabung :D akhirnya gw diambilin nomer sama pak satpam trus nunggu deh..

Saatnya tiba, gw pun maju.. trus ditanya.. “bapak ingin apa?” gw jawab “es teh manis mo buka rekening mbak”

Trus dia pun menceritakan benefit membuka rekening di Bank Mandiri..

Nah, sampai akhirnya pada halaman ke empat, disitu mbak mbaknya menjelaskan mengenai produk bank mandiri, yaitu Tabungan Rencana Mandiri.. disimak, trus disimak.. akhirnya setelah 2 jam gw ngerti intinya :D  dan gw pun ditawari untuk membuka Tabungan Rencana Mandiri..

Jadi begini, Tabungan Rencana Mandiri itu kalo gw sebut secara bahasa awam seorang mahasiswa arsitektur dan webdesigner freelance adalah tabungan yang mirip-mirip deposito, namun dengan nominal yang lebih rendah dan lebih fleksibel, selain itu gw dari dulu pengen banget buka deposito, mengingat gw adalah orang yang konsumtif cuma selama ini gw mendapati untuk membuka deposito memerlukan minimal IDR 10.000.000,- CMIIW

Langkah-langkahnya 

Untuk penjelasannya begini, di Tabungan Rencana Mandiri (TRM) gw bisa menabung dengan “dipaksa” dimana gw butuh hal itu.. gw suka pemaksaan.. haha ngga lah serius, jadi setiap bulan akan didebet otomatis dari rekening Tabungan Mandiri gw sejumlah yang gw inginkan pas saat pembukaan rekening,

  1. Pertama, akan ditanya, berapa nominal per bulan yang bisa kita tabung ke TRM, pilihannya banyak, mulai dari IDR 100.000,- hingga IDR 5.000.000,- (100.000, 300.000, 500.000, 1.000.000, 2.000.000)
  2. Lalu langkah berikutnya adalah memilih jangka waktu, dimulai dari 1 tahun hingga 20 tahun (1, 2, 5, 10, 20)
  3. Nah setelah itu biasa, isi biodata, norek Tabungan Mandiri dll
  4. Pilih tanggal berapa dalam sebulan untuk pelaksanaan autodebet
  5. Trus nanti ditanya, untuk keperluan apa ikut TRM? (pilihannya a. pendidikan b. pensiun c. ibadah d. wisata)
  6. Lalu ditanya, apakah dalam beberapa tahun terakhir ini pernah menderita sakit yang serius, penting dijawab ya jika memang benar-benar memiliki penyakit serius karena TRM bekerjasama dengan Manulife untuk asuransi kesehatan. Saat itu gw jawab tidak, karena alhamdulillah gw sehat wal afiat..
  7. Lalu udah deh, beres, nanti akan memperoleh sertifikat/rekening koran.. oh ya lupa jelasin, jadi di TRM tidak ada buku tabungan, melainkan rekening koran yang dikirim tiap 3 bulan sekali

Yasut jadilah gw membuka Tabungan Mandiri dan Tabungan Rencana Mandiri

Keuntungan

Kalo ada yang nanya, apa sih untungnya? buat gw simpel aja.. gw adalah orang konsumtif dan gw ingin menyisihkan pendapatan bulanan dengan sedikit “pemaksaan” :)

Namun gw ngga berpikir ke arah bunga bank.. pertama menurut gw bunga bank riba, namun karena gw memiliki niat yang tulus untuk menabung (tanpa diambil) jadi ya gw bilang, liatlah ke niatnya.. :) tapi untuk orang yang tertarik dengan bunga bank, gw kasih info sedikit mengenai bunga di TRM, jadi bunga di TRM selalu 0,5% lebih tinggi dibanding rate bunga bank tertinggi mandiri, jadi misalkan bunga mandiri 7%, lo dapet 7,5%

Nah berikut adalah list keuntungan TRM buat gw pribadi,

  1. Gw bilangnya ini deposito mini, dimana uang ditabung dengan jangka waktu pengambilan tertentu
  2. Nominal tabungannya kecil, at least gw masih mampu untuk ikutan :D
  3. Ada unsur “pemaksaan” dengan autodebet, jadi gw ga males2 lagi untuk menabung :)
  4. Apabila ingin berhenti sebelum jangka waktu yang ditentukan, ngga akan kena potongan dari apa yang udah kita tabung, tapi cukup membayar administrasi (kalo ga salah IDR 150.000,- CMIIW Please)
  5. Gw merasa memiliki investasi, hari gini mengatur keuangan adalah hal yang sulit dibalik gemerlapnya ipod, macbook, starbucks, J.Co, FO-FO di bandung dll.. :P
  6. Ikut program Asuransi Manulife (ya ngga terlalu berharap sih, cuma lumayan lah :D )

Yup, segitu aja berbagi pengalaman gw hari ini, semoga ada manfaatnya.

Info lebih lanjut: http://www.bankmandiri.co.id/article/555626327528.asp?article_id=555626327528

Enaknya e-Banking

Friday, June 1st, 2007

Gw adalah pengguna e-Banking sejak beberapa tahun lalu, enak banget, lebih mudah dan efisien buat gw, dalam beberapa hal misalnya mau ngecek saldo atau transfer cukup dari rumah, ga perlu ke atm, ato bahkan beli pulsa pun, gw tinggal e-Banking.Di indonesia, sepertinya sudah semua bank besar menerapkan e-Banking, dalam hal ini account bank gw adalah BCA, proses mendaftar e-Banking di BCA cukup mudah;

  1. Daftarkan e-Banking melalui ATM
    Ya, kamu bisa daftar e-Banking melalui atm, nanti kamu disuruh untuk memasukkan password untuk e-Banking (disarankan berbeda dengan password ATM) lalu nanti dapet user id dan dicetak berupa slip bukti pendaftaran (ada user idnya dll)
  2. Coba login
    Sekarang setelah dapet userid dan password, coba login ke www.klikbca.com terus pilih personal dan masukkan userid dan password yang didaftarkan tadi, setelah berhasil masuk, coba dengan cek saldo
  3. Applikasi Key BCA
    Nah account e-Banking anda sudah tercipta, namun kamu hanya sebatas bisa mengecek saldo saja, tidak dapat melakukan transaksi keuangan, untuk dapat melakukan transaksi kamu harus mendaftarkan Key BCA dalam menu e-Banking BCA, nanti akan ditanya BCA mana tempat kamu mau ambil Key BCA itu (hanya BCA Cabang Utama aja, kalo waktu gw dulu di Wisma BCA Slipi), nah nanti selesai pendaftaran Key BCA kamu tunggu sekitar 1 minggu, lalu datangi tempat kamu daftarkan pengambilan Key BCA, nanti kamu dapet kaya amplop yang isinya Key BCA dan manual user, terus nanti Key BCA kamu diaktifkan.
  4. Coba lakukan transaksi keuangan
    Selesai semuanya dan sudah dapat Key BCA, lakukan transaksi keuangan, coba kamu transfer/beli pulsa untuk mencoba,

nanti Key BCA ini berfungsi sebagai verifikasi, untuk penggunaan Key BCA lebih jelas, silahkan baca manual user yang kamu dapet beserta amplop itu.

Oke, selamat ber e-Banking.. :)

Enaknya e-Banking

Friday, June 1st, 2007

Gw adalah pengguna e-Banking sejak beberapa tahun lalu, enak banget, lebih mudah dan efisien buat gw, dalam beberapa hal misalnya mau ngecek saldo atau transfer cukup dari rumah, ga perlu ke atm, ato bahkan beli pulsa pun, gw tinggal e-Banking.Di indonesia, sepertinya sudah semua bank besar menerapkan e-Banking, dalam hal ini account bank gw adalah BCA, proses mendaftar e-Banking di BCA cukup mudah;

  1. Daftarkan e-Banking melalui ATM
    Ya, kamu bisa daftar e-Banking melalui atm, nanti kamu disuruh untuk memasukkan password untuk e-Banking (disarankan berbeda dengan password ATM) lalu nanti dapet user id dan dicetak berupa slip bukti pendaftaran (ada user idnya dll)
  2. Coba login
    Sekarang setelah dapet userid dan password, coba login ke www.klikbca.com terus pilih personal dan masukkan userid dan password yang didaftarkan tadi, setelah berhasil masuk, coba dengan cek saldo
  3. Applikasi Key BCA
    Nah account e-Banking anda sudah tercipta, namun kamu hanya sebatas bisa mengecek saldo saja, tidak dapat melakukan transaksi keuangan, untuk dapat melakukan transaksi kamu harus mendaftarkan Key BCA dalam menu e-Banking BCA, nanti akan ditanya BCA mana tempat kamu mau ambil Key BCA itu (hanya BCA Cabang Utama aja, kalo waktu gw dulu di Wisma BCA Slipi), nah nanti selesai pendaftaran Key BCA kamu tunggu sekitar 1 minggu, lalu datangi tempat kamu daftarkan pengambilan Key BCA, nanti kamu dapet kaya amplop yang isinya Key BCA dan manual user, terus nanti Key BCA kamu diaktifkan.
  4. Coba lakukan transaksi keuangan
    Selesai semuanya dan sudah dapat Key BCA, lakukan transaksi keuangan, coba kamu transfer/beli pulsa untuk mencoba,

nanti Key BCA ini berfungsi sebagai verifikasi, untuk penggunaan Key BCA lebih jelas, silahkan baca manual user yang kamu dapet beserta amplop itu.

Oke, selamat ber e-Banking..

Aktivasi Speedy

Friday, June 1st, 2007

Internet adalah kebutuhan pokok buat gw, ya mungkin posisinya sedikit dibawah kebutuhan sandang, pangan & papan. Nah karena koneksi internet gw selama ini menggunakan telkomnetinstan, maka tagihan perbulan pun sering meledak melebihi tagihan telpon, apalagi kecepatannya sangat dialup sekali, ga puas deh pokoknya.

Solusinya adalah mencoba memakai koneksi ADSL (sebelumnya gw pernah pake CDMA, cuma kecepatannya kurang memuaskan) dan koneksi ADSL yang paling mudah menurut gw ya Telkom Speedy, secara tinggal menggunakan infrastruktur kabel telpon rumah.

Lalu bagaimana proses mengaktivasikan speedy?

  1. Daftar dulu di www.telkomspeedy.com
    Nanti kamu akan ditanya no telp yang akan digunakan u/ speedy (no telp rumah gw ada 2, satu untuk internet, satu lagi untuk telpon biasa dan fax)
  2. Dihubungi oleh marketing
    Setelah pendaftaran harusnya kamu langsung dihubungi oleh marketing telkomspeedy, waktu saya dulu ga dihubungi selama 3 hari, jadi saya yang menghubungi telkomspeedy cust service (147)
  3. Marketing datang kerumah
    Siapkan data untuk registrasi (KTP, KK, Tagihan telpon terakhir & Materai 2 buah)
    Ingat biaya registrasi kena PPN 10% dari yang tertera di materi iklan/promosi, jadi yang tertera adalah 75.000 namun setelah PPN menjadi 82.500. Dari beberapa marketing yang menghubungi saya ada yang minta biaya registrasi 100.000, jangan mau!
  4. Modem ADSL?
    Waktu registrasi, saya belum punya modem ADSL, maka saya beli langsung saja dari marketingnya speedy, modem tersebut sudah certified by telkomspeedy dan dapet garansi 1 tahun, merknya Aztech harganya Rp 400.000 (tidak dikenai PPN)
  5. Teknisi Datang
    Nah setelah proses registrasi lengkap, tinggal menunggu teknisi untuk menyetting, sebenarnya bukan settingan karena cuma memberi password saja, waktu itu saya coba install sendiri modemnya, yang kurang hanya password (userid sudah diberikan ketika proses registrasi) nah saat teknisi datang tinggal masukkan password lalu mulailah koneksi ADSL :)

Ya, ga terlalu ribet lah, dengan proses kurang lebih 3 hari, gw udah bisa merasakan koneksi ADSL, cukup cepat sih di rumah gw, dengan kecepatan download per second antara 25-50kb bisa ngedownload file 10mb dalam waktu sekitar 10 menit kurang.

so, play with your speed..