Antisipasi [bila terjadi] Gejolak 2008
May 23rd, 2008Hari ini tepat nanti pukul 00.01 wib harga bensin, solar dan minyak tanah akan dinaikkan, tadi sehabis gw jemput bokap di bandara kebetulan mampir beli lauk dan kebetulan pula lewat beberapa SPBU yang sudah penuh dengan antrian para warga bermobil & motor. Sementara itu di Jakarta, POLRI menerapkan Siaga 1 .
Yang gw takutkan adalah gejolak dari keputusan ini, seperti diketahui beberapa hari belakangan ini marak terjadi demonstrasi yang beberapa berujung pada tindakan anarkis atau setidaknya baku hantam antar pendemo dan pengayom masyarakat, nah setelah keputusan BBM naik pukul 21.00 WIB tadi muncul berita pembakaran ban di UKI Cawang dan Unas Pasar Minggu, mungkin bisa jadi besok sabtu walaupun hari libur akan terjadi demonstrasi oleh elemen masyarakat.
Mengingat peristiwa 1998 yang lalu, jika saja terjadi hal terburuk yaitu pergerakkan massa secara massal, gw mau coba meringkas apa saja yang perlu dipersiapkan;
- Uang cash dalam bentuk Rupiah (jika perlu sebanyak-banyaknya) harus dimiliki untuk berjaga-jaga kondisi terburuk
- Jangan bepergian, tetap dirumah, usahakan anggota keluarga lengkap.
- Simpan KTP, PASPOR, SIM dan surat-surat lainnya dalam satu tas ransel, serta amankan juga buku tabungan, kartu kredit/debit, buku cek, ijasah, surat saham dll
- Kebutuhan makanan (beras, lauk, mie instan, minyak goreng dan lain lain yang termasuk dalam sembilan bahan pokok) dipenuhi, setidaknya untuk satu minggu kedepan dan jangan lupa untuk beli lilin/senter dan baterai, skenario terburuk adalah sabotase aliran listrik
- Beli pulsa/voucher setidaknya untuk pemakaian ekstra selama 1 minggu kedepan, selalu komunikasi dengan anggota keluarga yang terpisah
- Berbaur dengan masyarakat sekitar, jika perlu adakan penjagaan bergiliran
- Hubungi tokoh masyarakat setempat, setidaknya akan menetralisir suasana yang mungkin memanas
- Selalu pantau informasi, TV, Radio, Internet dll
- Jangan percaya pada SMS berantai / email berantai, selalu pantau informasi melalui media yang ada
- Jangan ikut bertindak anarkis
- Jika berada di jalan dan terjebak suasana kritis, parkir kendaraan (mobil/motor) ke gedung terdekat, ikut berbaur dalam massa yang ada, acungkan tangan tanda ikut mendukung atau segera parkirkan ke rumah ibadah terdekat/rumah sakit/kedutaan (tempat ini netral, walaupun kedutaan susah untuk dimasuki masy. umum tapi dalam hal emergency bisa saja dimungkinkan)
- Lepas PLAT NOMOR kendaraan anda jika berwarna merah
- Selalu pentingkan keselamatan diri sendiri dan keluarga dibanding harta benda
- Jika menjalar sampai isu agama, sebaiknya kita saling mendukung & melindungi satu sama lain
- Jika tinggal di apartemen/hotel/gedung bertingkat, lebih aman untuk turun di lobby berjaga-jaga jika terjadi kejadian anarkis (pembakaran, sabotase dll)
- Jika tinggal di RUKO yang menjadi sasaran massa, lebih baik keluar dan amankan diri sendiri jangan mencoba untuk bernegoisasi dengan massa, jika memungkinkan hadirkan tokoh setempat untuk menetralisir
- Jika terjadi tindakan yang sudah tidak terkontrol, segera amankan wanita dan anak-anak
- Pindah keluar negeri jika merasa terancam
- Terakhir tapi tak boleh terlupakan, selalu berdoa sesuai keyakinan masing-masing untuk minta perlindungan
Ringkasan ini gw coba bikin dengan maksud menyiagakan diri untuk antisipatif dan siap dalam kondisi seburuk apapun.
SEMOGA GEJOLAK TIDAK TERJADI DAN BANGSA INDONESIA SELALU AMAN DAN SENTOSA. Amin..!